INGATLAH ! Poin Penting Ramadhan
Assalamu Alaikum warahmatullah Wabaraktuh
Segala fuji bagi Tuhan semesta alam serta senantiasa bersalawat kepada Nabi terakhir di muka bumi ini, kedua hal ini sebaiknya diamalkan, diucapkan setiap hari oleh umat islam agar menjadi hamba yang beriman, bertaqwa dan beramal saleh.
Hadirnya bulan ramadhan, khususnya tahun ini, yakni tahun 2025 M / 1446 H, selalu menjadi bulan paling di gemari orang islam untuk menambah pundi pundi pahala dari rangkaian ibadah yang dilakukannya dalam bulan ramadhan sebagai bentuk pengabdian seorang hamba kepada Allah swt.
Ibadah itu diantaranya seperti puasa ramadhan, tarawih, shalat jama'ah d mesjid shalat witir shalat tahajjud, i'tiqaf di mesjid, memberi takjil buka puasa, mengeluarkan zakat dan lain sebagainya, tentunya telah dijanjijan Allah dengan pahala yang berlipat ganda bila dilaksanakan di bulan ramadan.
1 hal yang paling menarik penulis di saat bulan ramadhan tiba yakni DOA.
BACA JUGA : DOA MU HARAPAN MU
Meski tidak terlalu panjang lebar, isitilah doa sepertinya sudah tak asing lagi di telinga, sudah dipahami dan sering dilaksanakan. Namun, sedikit membatasi dalam tulisan ini bahwa doa di sini adalah sebuah istilah untuk seorang yang berkehendak meminta sesuatu kepada tuhan. Maka syarat dikatakan doa adalah hamba dengan tuhan. Jika hamba dengan hamba yakni hamba meminta kepada hamba maka itu bukan doa tapi semacam harapan.
Meminta kepada tuhan dalam hal ini adalah DOA, dapat mencakup segala hal yang dinginkan terjadi pada diri hamba yang berdoa, seperti halnya meminta kesehatan, umur yang panjang, rezeki yang melimpah, jodoh dipermudah, dll. Dan tidak lah mungkin perihal ini di minta kepada sesama makhluk/hamba, meskipun hamba menganggap suatu makhluk layaknya seperti tuhan yang mampu memberi segala yang diinginkan maka camkan saja bahwa itu adalah perbuatan kemusrikan yakni meminta sesuatu selain kepada Allah, tuhan semesta Alam.
Mungkin itu sedikit batasan penulis tentang doa, dan sekarang kenapa dengan tibanya bulan ramadhan, penulis teringat tentang DOA ?
Apakah anda pernah berdoa dan merasa doanya tidak terjawab oleh tuhan ?
Ada 2 atau 3 hal yang perlu di perhatikan tentang doa, dan jika dipahami maka akan mengurangi buruk sangka kepada yang ditempati berdoa yakni Allah. Jika buruk sangka itu terjadi maka segeralah bertaubat, jika tidak, bisa jadi doa doa akan sulit terjawab.
Hal yang perlu diperhatikan seperti ;
1. ) YAKIN BAHWA DOA TETAP TERQABUL
Kenapa demikian, bila anda yakin terqabul maka akan mengurangi buruk sangka kepada Allah, lantas kenapa mesti harus yakin ? Karena Allah menjamin dalam al-quran bahwa orang berdoa akan Dia qabulkan sebagaimana kutipan
Berdoalah kepada-Ku niscaya akan Aku Qabulkan.
Dalam beberapa kasus bahwasanya tidak semua doa hamba akan langsung terkabulkan secepat kilat langsung terjadi di seketika doa dilantunkan, besok, lusa, minggu depan, tahun depan atau bahkan di hari akhirat, Allah akan tetap menyimpankan doa kita kepada-Nya asalkan tetap yakin kepada Allah. Beriman kepada Allah dan tidak mensyerikatkan-Nya.
2.) WAKTU TERBAIK BERDOA
Dari penyampaian banyak muballigh, dan tidak mungkin mereka sepakat untuk membohongi umat islam bahwasannya salah satu waktu yang tepat untuk berdoa agar cepat maqbul adalah di hari jum'at tepatnya setelah ashar hingga menjelang terbenam matahari.
Selain daripada itu, ada kondisi tertentu bagi seorang hamba di mana doanya akan cepat terkabul seperti : orang yang terzholimi, dan orang yang sedang berpuasa sampai dia berbuka, serta doa pemimpin yang adil. Sebagaimana kutipan dalil berikut :
Nah sekarang, sudah terlihat jelas bahwa kenapa ada hal penting terkait doa di bulan ramadhan, yakni doa orang yang berpuasa, plus puasa ramadhan di hari jum'at sore menjelang magrib plus lagi bila anda seorang pemimpin, imam, ketua, walikota/bupati hingga presiden. Maka apakah anda yakin dengan kondisi ini ? Bila iya, maka segeralah berdoa kepada Allah.
3.) BERDOALAH SESUAI KEBUTUHAN
Allah bisa saja mengabulkan doa yang belum di butuhkan oleh seorang hamba dan layak untuk dia meskipun harus di tunda pengabulannya. Seperti seorang hamba yang terlilit utang meminta untuk diberikan jodoh. Saat yang dekat mungkin belum ada jodoh tapi ia akan diqabulkan saat ia meminta doa untuk kelancaran rezki agar bisa bayar utang.
Satu contoh lagi, seorang hamba berdoa agar di angkat menjadi Nabi. Dari redaksinya saja terlihat tertolak , karena Allah telah melantik Nabi terakhir yani Baginda Rasulullah Muhammad Saw. Dengan meminta doa sebagai nabi, maka kira kira untuk apa, apa itu adalah kebutuhan anda , mungkin iya untuk menghancurkan keimanan dan kepercayaan orang islam maka siap siaplah menunggu murka Allah. Ini adalah salah satu contoh kesalahan dalam berdoa, jadi apakah masih yakin untuk dikabulkan oleh Allah ?? Silahkan telaah sendiri.
Manfaatkanlah ramadhan untuk meminta yang baik baik, cobalah introspeksi kembali ke dalam diri dan keluarga, kira kira apa kekurangan yang mesti di perbaiki ? Maka mintalah doa kepada Alah agar memperbaiki kekurangan itu. Seperti : kesehatan keluarga sering terganggu, maka mintalaha agar disembuhkan dari penyakit dan senantiasa disehatkan, atau kurang banyak beribadah maka mintalah agar di beri komitmen istiqamah dalam beribadah, seperti juga lagi kurang pemasukan uang maka mintalah agar pekerjaan dilancarkan agar mempermudah mendapat rezeki, setelah itu bertawakkal bahwa yakin bahwassannya doa kita akan terqabul.
4.) HINDARI PENGHAMBAT DOA
Salah satu yang paling ampuh dalam meperlambat terqbulnya doa adalah dosa, dosa kecil akan memperlambat doa diqabulkan oleh Allah maka minimalisirlah dan teruslah beristigfar. Jangan pernah melakukan dosa besar seperti syirik, zina dan pembunuhan maka sudah pasti Allah menolak doa disaat itu, mungkin diterima saat setelah bertaubat.
Satu hal lagi yang dapat menghambat dosa yakni lalai mengerjakan kewajiban sebagai hamba Allah seperti shalat 5 waktu, dan lain lain.
5.) KERJAKAN YANG TERBAIK dan LEBIHKAN maka ALLAH PASTI MEMBALAS
Barang siapa yang melakukan kebaikan maka itu untuk dirinya sendiri.
"Berbuat baiklah semaksimal mungkin, maka Allah akan membalas maksimal juga, atau berbuat baik ala kadarnya maka Allah akan membalas ala kadarnya juga." Pendapat penulis.
Kutipan peendapat di atas bukanlah sebuah hal yang mutlak namun bisa dipertimbahkan bahwa mungkin saja ada benarnya.
Masukkan sedikit logika, jika shalat 5 waktu hanya untuk melepas kewajiban itupun tidak khusyu dan kurang pas gerakannya maka apakah wajar bila Allah hanya memberi sebatas untuk hidup saja, untuk makan saja,.
Coba bila shalat penuh khusyu', gerakan tuma'ninah, merenungkan makna bacaan shalat, maka kembali melihat kehidupan seperti cicilan lancar, beli baju baru dan perabot rumah, membangun rumah.
Atau mungkin, selain shalat 5 waktu, ada tambahan shalat dhuha di pagi hari, mungkin juga Allah akan memberikan kelebihan harta seperti ada sisa saldo tabungan setelah bayar cicilan. Belum lagi di tambah shalat tahajjud maka nilai tambah yang tadinya hanya saldo tabungan ternyat mampu menaikkan hambanya menuju baitullah, atau membeli rumah baru, mobil baru. Atau yang belum punya keturunan dapat diberi keturunan.
Jika mengerjakan 5, anggaplah Allah memberi 5 juga, atau 6 di balas 6, atau banyak lebihnya menjadi 12 kali hingga Allah memberi lebih banyak lagi diluar dari kebutuhan.
Manusia tidak bisa melacak kehendak tuhan di masa yang akan datang. namun bisa berusaha membentuk potensi apa yang akan terjadi yakni dengan membuat perencanaan yang dapat diperkirakan dan diperhitungkan hasilnya yang pastinya disertai dengan DOA. Olehnya itu, perbanyaklah berdoa, meminta kepada Allah. Janganlah engkau terlihat sombong hanya karna tidak ingin menengadahkan tangan meminta kepada Allah
Comments
Post a Comment